14
Jan
10

Mengatasi Karat di Motor

sumber : Motorplus Online

.

3282anti-karat--axl-1.jpg

Hujan tak bisa ditebak, semisterius perubahan cuaca yang terjadi. Kadang hari ini hujan, kadang tidak. Malah setiap hari bisa juga turun hujan tuh, meski frekuensinya hanya sebentar. Begitunya tidak perlu malas merawat motor ya. Itu, kalau tidak mau karat menyerang besutan kesayangan!

Iya! Karena malas mencuci, motor yang habis dipakai berkendara di kondisi hujan dibiarkan kotor begitu saja. Tentunya dengan anggapan, ah, nanti atau besok juga hujan lagi. Duh, baiknya tepis deh tuh pemikiran.

Mengenai karat sendiri, adalah hasil korosi atau oksidasi dari logam. Di mana logam ini berfungsi sebagai pereduksi dan oksigen yang terlarut dalam air bertindak

3283anti-karat--axl-2.jpg

sebagai pengoksidasi. Parahnya, jika suatu logam sudah teroksidasi, maka akan mudah menyebar ke bagian lain di permukaan sama yang belum dihinggapi karat. Proses elektro kimia ini akan lebih cepat.

“Proses penyebaran akan semakin cepat lagi jika lapisan karat tersebut didiamkan,” ungkap Antonius Chandra, juragan Tons Chrome di Jl Ciputat Raya, No. 20A, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Karat ini, tak kenal istilah putus asa lho! Maka itu, banyak orang yang mencegah timbulnya karat dengan cara beragam. Salah satunya pelapisan krom. “Selain untuk mempercantik tampilan, dengan proses nikel atau krom, logam akan terlindung dari karat. Terlebih jika lapisan nikel itu tebal,” bilang Anton, sapaan akrab Antonius.

3284anti-karat--axl-3.jpgMakin mantap lagi, karena untuk proses krom, part sebelumnya dibersihkan terlebih dulu dengan cairan kimia dan 101 atau lebih dikenal dengan sabun dan antikarat. Begitunya sobat juga musti terus perhatikan kondisi part yang sudah di krom.

Jangan biarkan ada luka yang timbul di permukaan itu. Ingat! Meski nikel mempunyai daya tahan terhadap korosi, tapi jika lapisan bocor, maka karat menyerang ke logam. “Kalau ada yang terbuka, sebaiknya ditutup. Baik itu krom ulang atau pakai cat instan warna silver,” saran Anton.

Ya! Karena cat juga tidak mudah ditembus oksigen. Sehingga permukaan logam di bawahnya lebih terlindungi. So, buat sobat yang semplakannya sudah dipercantik dan dilindungi krom, tetap tak ada salahnya merawat lebih.

Setelah cuci, pastikan part kering dan bebas dari air. Oh ya! Terutama air hujan dan air laut yang cenderung mengandung asam dan bikin korosi lebih cepat. Jadi, langsung cuci ya. Karena logam yang diserang karat cenderung akan menjadi rapuh.

MOTOR BARU JUGA!

Jangan anggap motor baru bebas perawatan lho! Terlebih terhadap karat. “Pada dasarnya semua motor baru itu sudah dilindungi antikarat. Baik itu lewat pelapisan cat atau krom. Tapi tidak ada salahnya menjaga pelapis karat itu agar selalu bersih,” ujar Endro Sutarno, Technical Service Training, Sub Dept Technical Divison, PT Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen motor Honda di Tanah Air.

Saran Endro, baiknya perhatian lebih itu ditujukan pada part yang bergerak. Karena dengan pergerakan akan terjadi pengikisan. Misalnya, pada bagian rantai. Meski sudah dilindungi antikarat, tapi tetap saja bisa diserang. So, enggak sedikit mekanik yang terus melapisi rantai dengan pelumas. Selain untuk memperlancar kinerja, juga proteksi karat. Selain rantai, as standar tengah juga diperhatikan. Apalagi, as ini juga terkait dengan pedal rem bekalang. Jika pergerakan menjadi seret dan kekuatan logam menjadi rapuh, bahaya!

Penulis/Foto : Eka/Hery Axl


0 Responses to “Mengatasi Karat di Motor”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: