18
Des
09

Jangan Terlalu Terang

3573lampu-hujan-dvd-1.jpg

Saat hujan turun siang hari, awalnya kondisi di sekitar cenderung gelap. Sebab mendung tebal berwarna keabu-abuan mendadak menutupi sinar matahari. Pastinya, motor di jalan butuh penerangan lebih agar terhindar dari celaka.

Namun untuk penuhi kebutuhan akan cahaya yang pas, sejatinya nggak harus banyak keluar uang. Apalagi sampai melakukan modifikasi. Sebab untuk mendapatkannya, pemilik motor cuma butuh waktu senggang agar santai melakukan servis ringan.

“Paling gampang ganti bohlam lampu di semua peranti penerangan yang sudah mati atau kira-kira sudah redup. Khusus bohlam dua arah (lampu utama dan rem), jika satu mati baiknya ganti baru. Kalau enggak, fungsi lampu jadi percuma,” beber Lusep Sugiharto, mekanik Kahanan Motor.
3574lampu-hujan-dvd-2.jpg
Itu kalau bohlam putus di head lamp, lampu rem, sein dan lainnya. Tapi kalau kualitas bohlam bagus namun cahaya terlihat redup, coba tilik kondisi mika. Apakah cover atau pelindung bohlam warna-warni ini mulai kusam atau terlalu lama terpasang hingga mengurai warnanya.

“Jika mika sudah tua atau pasang mika smoke baiknya ganti dulu. Tapi kalau cuma kotor penyebab kusam, bisa kok cuci pakai air sabun. Jangan lupa untuk perbaiki karet pelindung sambungan mika dengan rumah reflektor agar air kotor nggak mudah masuk,” imbuh pria bermarkas di Jl. Jagakarsa Raya, No. 51, Jakarta Selatan.

Saat cuaca buruk, kalau bisa jangan menggunakan bohlam bening yang punya Colour Temperature (CT) tinggi semacam halogen. Cahaya kebiruannya akan bias ketemu air hujan atau kabut. Jarak pandang jadinya pendek alias tidak jauh.

“Jarak pandang pendek sangat bahaya dalam kecepatan tinggi yang menuntut reaksi cepat. Itu sebabnya, untuk cuaca buruk banyak kendaraan gunakan foglamp (lampu kabut) yang punya sinar cenderung kuning,” timpal Wira Sentosa, pemilik SACS Speedglow sekaligus workshop Asia Jaya Motor di Jl. Pondok Gede Raya, No. 24, Jakarta Timur. Paham, kan! 

Penulis/Foto : Kris/David


0 Responses to “Jangan Terlalu Terang”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: