12
Des
09

Panjang Lebih Sreet

3504paha-ayam-adib1.jpg

Kerja sistem pengereman yang sempurna mempunyai peranan penting dalam kenyamanan dan keselamatan berkendara. Makanya kedua rem harus berfungsi dengan baik. Untuk rem belakang Honda Karisma dan Supra X 125 yang masih mengadopsi sistem teromol, performanya masih bisa ditingkatkan. Tentu agar sreet… lebih pakem.

Menurut pemaikanya rem belakang Karisma atau Supra X 125 kurang pakem. “Penyebabnya yaitu kurangnya tekanan terhadap kampas rem. Ini dikarenakan tuas pengungkit kampas rem atau biasa disebut paha ayam terlalu pendek. Akibatnya tekanan terhadap kampas kurang maksimal,” ujar Ipin dari bengkel Ipin Sanjaya Motor di Jl. Bangka 6, No. 28, Jakarta Selatan.
3505paha-ayam-adib2.jpg
Persoalan ini juga yang bikin otot kaki lebih kencang menginjak pedal rem saat pengereman belakang dilakukan. Dan setelan tuas rem harus sering diubah. Malah menurut Ipin, kampas rem jadi berumur pendek alias malah jadi cepat habis.

Logikanya kampas rem jadi berumur panjang karena jarang diberi tekanan cukup. “Justru salah, karena kotoran bertumpuk di permukaan kampas yang menimbulkan rem bunyi ngiiikkk saat dioperasikan. Beda kalau mendapat tekanan yang pas, kotoran akan hilang,” serius Ipin, yang juga mantan Kepala Bengkel AHASS Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Solusinya biar pedal rem lebih enteng saat dioperasikan, ganti paha rem Honda Karisma dan Supra X 125 ini pakai tuas rem yang lebih panjang. Momen putar yang didapat akan lebih gede. “Paling cocok dan dudukannya sesuai pakai milik Honda Tiger,” pasti Ipin.

Kalau diukur tuas rem milik Honda Tiger panjangnya 12 cm sedang milik Karisma atau Supra X 125 cuma 9,5 cm. Ibarat melepas baut dengan sebuah kunci, dengan gagang kunci yang lebih panjang kerjanya bisa lebih enteng dan maksimal.

Kondisi tuas rem yang lebih panjang dapat membuat tekananan kampas rem ke bagian teromol jauh lebih besar. Inilah yang bikin pengereman jadi lebih pakem. “Hasilnya pengereman jauh lebih maksimal kalau sudah pakai paha rem Honda Tiger. Tinggal atur setelan rem sesuai kebiasaan,” yakin pria rendah hati yang asli urang Bandung ini.

Sreet…ciiieeettt..gedubrak!

Penulis/Foto : Adib

sumber : motorplus


0 Responses to “Panjang Lebih Sreet”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: