24
Nov
09

Perawatan Knalpot: Hambat Keropos Pakai Oli Bekas

Perawatan Knalpot: Hambat Keropos Pakai Oli Bekas

OTOMOTIFNET – Selain sebagai peranti penyalur gas buang, knalpot juga mendukung tampilan. Makanya peranti ini juga butuh perawatan. Sebab knalpot ini rawan berkarat dan bocor, sehingga menghasilkan suara lebih berisik atau keras yang mengikuti putaran mesin. Enggak enak, kan?

Selain usia motor, karat pada peranti itu bisa terjadi karena perbedaan suhu antara di dalam dan di luar pipa knalpot. Karena kandungan garam (khususnya pantai) cukup tinggi di udara sekitar tunggangan, sehingga kotoran yang menempel akan lumer dan mudah menimbulkan korosi

Nah, coba intip leher knalpotnya, pasti ada karat. Trus, gimana cara biar gak karatan? Gampang! Biar awet dan tidak cepat keropos, maka knalpot motor kesayangan harus dirawat. Simak tips agar umur pakai komponen itu tahan lama…

Knalpot Orisinal

Untuk knalpot orisinal atau standar 4-Tak cenderung kering, maka panas yang dihasilkan bisa menyebabkan karat. Disarankan, memanaskan mesin jangan terlalu lama, karena akan bikin knalpot jadi kuning. Lalu berikan oli secukupnya ke dalam lubang knalpot 2 bulan sekali

Bagi yang sudah berkarat, segera bersihkan kotoran yang menempel di knalpot dengan ampelas atau sikat kawat . “Diolesin oli bekas pake kuas kecil. Lalu, hidupkan mesin cukup 2 menit agar oli menyerap,” ujar Ari Gepenk mekanik dari G Motor di daerah Bintaro, Tangerang.

Jangan kaget, bila timbul asap akibat pelumas yang diolesi menguap lantaran terkena panas. Untuk menghindari karat datang lagi, bisa disemprot antikarat dan sehabis mencuci sebaiknya segera dikeringkan atau sewaktu hujan cepat dibilas air bersih.

Knalpot Racing

Buat motormania yang pasang knalpot racing, baik itu model krom dan berbahan pelat, dibutuhkan perawatan khusus. Karena tanpa disadari produk aftermarket itu lebih cepat menguning atau berkarat ketimbang orisinal.

Makanya, sebelum dipasang sebaiknya diolesin oli bekas dulu biar awet. “Biasanya usia knalpot racing model pelat tidak tahan lama, bisa seminggu sudah kuning,” sahut Bagus Ardian, sales dan marketing gerai AHRS (Asep Hendro Racing Sport, di Depok, Jabar.

Oh ya, olesi pelumas bekas tersebut dengan kain di bagian leher knalpot. Setelah itu, lanjutkan dengan memasang knalpot. Lalu, hidupkan mesin selama 2 menit, dan oli akan menguap akibat panas.

Gampangkan!

Penulis/Foto: Teguh / Teguh

OTOMOTIFNET


0 Responses to “Perawatan Knalpot: Hambat Keropos Pakai Oli Bekas”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: